Senin, 12 Juni 2017

Hasil gambar untuk seoBisnis merupakan suatu hal yang sangat banyak diminati masyarakat indonesia, baik yang berstatus pelajar,mahasiswa maupun ibu rumah tangga. Hal ini bisa dibuktikan dengan semakin tingginya tingkat pencarian kata kunci “Peluang Bisnis” dan “Peluang Usaha” di mesin pencarian terbesar dunia, Google! Nah, bagi anda yang ingin berbisnis atau berusaha, setidaknya anda harus tahu dulu basic dari bisnis itu sendiri. Seperti dikutip dari WikiPedia : Tentang Bisnis dan Arti Bisnis
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Nah, dari artiannya saja Bisnis merupakan suatu kegiatan mencari laba, namun perlu anda ketahui bahwa bisnis bukanlah semata-mata mencari laba saja, namun yang terpenting adalah mencari relasi dan pelanggan. Dengan semakin banyaknya relasi dan pelanggan, maka otomatis laba akan semakin meningkat.
Dalam usaha mencari pelanggan, banyak cara dilakukan pebisnis, mulai dari sebar brosur,pasang iklan media surat kabar,pasang iklan tv,pasang iklan radio, dan media online. Nah, pada kesempatan kali ini, PeluangUsahaOk akan membahas tentang Media Online sebagai sarana marketing online untuk bisnis atau usaha yang tengah anda geluti.
Hasil gambar untuk spanduk SBL
BUAT SAHABAT YANG MINAT UMROH DP 1JT
BISA MENGHUBUNGI MITRA : SB1414427 WA/LINE : 082367886118
Internet merupakan lahan yang masih baru untuk dunia pemasaran, karena masih belum begitu banyak orang yang mengetahui tentang dunia markerting online atau pemasaran online ini. Meskipun begitu, tingkat persaingan untuk pemasaran online ini jauh lebih sulit jika dibandingkan dengan pemasaran offline. Untuk itu anda butuh satu cara untuk bisa mengenalkan produk anda kepada oranglain di dunia maya.
Salah satu cara tersebut adalah menggunakan Jasa SEO, Jasa SEO adalah jasa untuk menempatkan website atau profile page dari produk anda pada hasil teratas pada mesin pencari, biasanya jasa seo hanya berlaku untuk mesin pencari Google karena Google adalah mesin pencari yang paling banyak digunakan oleh pengguna internet diindonesia. Mengapa kami mengatakan bahwa Jasa SEO adalah solusi terbaik untuk pemasaran melalui internet anda?
Berikut ini adalah beberapa alasannya :
SEO lebih tertarget dan tidak membutuhkan biaya yang terlalu besar jika dibandingkan dengan jasa marketing online lainnya, karena ketika anda membeli sebuah Jasa SEO, maka anda akan membayar perkata kunci target market produk anda, ilustrasinya : misalkan anda menjual jam tangan original, nah kata kunci yang akan anda beli adalah “Jam Tangan Original”, Jam Jam Tangan Murah, atau sebagainya. Ketika seseorang mencari Jam Tangan Original, maka website anda akan berada posisi teratas pencarian google, dan ini merupakan sebuah kelebihan dari Jasa SEO, jika anda menggunakan Google Adwords atau lainnya untuk pemasangan iklan, maka ketika orang yang hanya mencari info tentang merk jam dan tidak berniat membeli, anda akan tetap dikenakan biaya dan itu merupakan biaya lost yang sebenarnya tidak perlu anda keluarkan.
Hasil gambar untuk SPANDUK BEBAS BAYAR
SEO tidak terbatas, ketika anda menggunakan jasa SEO sebagai sarana marketing online atau pemasaran online, maka ketika memesan beberapa kata kunci, maka tidak bisa dipungkiri, jika website anda berhasil diposisi 1  pada kata kunci tersebut, kata kunci lainnya yang tidak anda bayar akan ikutan naik, sehingga ini juga akan meningkatkan penjualan anda. Misalnya, ketika memesan kata kunci “Jam Tangan”, maka mungkin saja kata kunci lainnya, seperti “Jam Tangan Murah” atau “Jam Tangan Jakarta” , website anda akan dihalaman pertama google juga, dan itu merupakan nilai lebih menggunakan Jasa SEO sebagai Strategi Marketing Online Anda.
SEO Tidak Terlalu Mahal, jika anda bandingkan dengan menggunakan Iklan Google Adwords atau Facebook Ads dan sebagainya, maka anda akan dihadapkan dengan biaya bulanan, berbeda dengan Jasa SEO, rata-rata penyedia Jasa SEO menggunakan Sistem Pembayaran Tahunan, namun beberapa provider Jasa SEO indonesia, ada yang menyediakan Jasa SEO Bulanan dengan biaya yang tidak terlalu tinggi menurut saya.
Selain tiga hal diatas, sebenarnya masih banyak lagi keunggulan menggunakan Jasa SEO sebagai taktik pemasaran online yang tertarget dan efisien, lain kali kami akan membahasnya.

Kamis, 11 Mei 2017

https://4.bp.blogspot.com/-iThaF2N1Wh4/WRFlNF631pI/AAAAAAAAAFo/KSQPGXdZQ-snputm9SWFVy3GcyEwiciugCLcB/s640/Banyak yang sering mengatakan bisnis online, namun pada akhirnya para pemula justru merasa kebingungan dengan istilah dan bahasa-bahasa asing yang mungkin baru didengar. Bisakah menerangkan bisnis online yang lebih sederhana dan tidak membingungkan? Sebelumnya itu patut dipahami dahulu bahwa yang namanya bisnis online adalah sesuatu yang kemungkinan tidak terbatas.

Apapun yang menghasilkan uang melalui penggunaan jaringan (daring/online) bisa termasuk dalam kategori bisnis online. Bisnis online tidak selalu berbicara soal membuat blog dengan mengoptimisasi kata kunci, atau tidak selalu tentang Google Adsense.

Berikut ini kami akan memberikan contoh beberapa macam bisnis online yang bisa Anda jalankan. Cocok bagi Anda yang memang sudah menginginkan sebuah pekerjaan yang dikerjakan secara online:

1. Bisnis Google Adsense


Program Google Adsense memang sedang banyak diburu karena keuntungan yang maksimal dan tidak aneh bila terkadang banyak orang awam yang selalu mengkaitkan bisnis online dengan program ini.

Metode bisnis ini adalah penempatan sebuah kolom iklan pada sebuah halaman web maupun blog. Semakin banyak visitor halaman yang mengklik kolom iklan, maka keuntungan akan semakin besar didapat.

2. Program Affiliate


Hampir sama dengan Google Adsense, program Affiliate adalah program kerjasama (afiliasi) antara pemilik halaman web atau blog dengan pihak pemilik produk maupun jasa untuk penempatan iklan pada halaman yang terkait. Karena merupakan kerjasama langsung, maka metode pembayaran bisa disepakati bersama.

Ada program Affiliate yang menggunakan metode PPC seperti Adsense, namun ada pula Affiliate yang menggunakan metode fee per order. Bayaran akan diterima setelah ada order yang masuk melalui halaman terkait.

3. Penjualan Produk


Penjualan produk, tentu hampir sama dengan dagang pada umumnya. Hanya saja kali ini Anda harus menggunakan layanan internet dengan menggunakan situs web resmi, forum, blog maupun sosial media.

Penggunaan katalog, penulisan deskripsi produk, dan harga penting pada bisnis semacam ini. Tentu segala barang atau produk bisa Anda jual melalui online selama itu adalah barang yang bermasalah dengan hukum.

4. Marketplace


Sebuah metode bisnis yang kebanyakan dijalankan bagi mereka yang banyak modal. Namun bukan berarti Anda tidak bisa menjalankan bisnis marketplace.

Metode bisnis ini adalah dengan menyediakan sebuah ruang halaman situs untuk pemilik produk dan jasa menempatkan apa yang mereka jual pada Marketplace. Keuntungan bisa diambil dari order yang dilakukan langsung melalui Marketplace.

5. Menulis Artikel


Bisa dikatakan sebuah bisnis namun beberapa orang mengatakan ini sama dengan pekerjaan sebagai karyawan online. Jasa penulisan artikel memang bisnis yang cukup menguntungkan karena semakin banyak situs web atau blog baru yang bermunculan dan membutuhkan konten-konten dalam jumlah banyak serta berkualitas.

Tidak semua pemilik web atau blog memiliki skill menulis yang baik, sehingga harus menggunakan jasa orang lain.

6. Jasa Desain Grafis


Desain grafis menjadi pekerjaan yang dapat dijalankan secara online. Bahkan mungkin beberapa ahli desain tidak memiliki toko dan papan nama, namun menjual jasanya melalui internet. Mereka mengunggah banyak portopolio dan menerima order dari internet.

Pengiriman sudah jelas memanfaatkan email atau layanan lain. Memiliki skill desain grafis? mengapa tidak ditawarkan di internet?

7. Reseller dan Dropshiper


Kedua bisnis yang cukup populer dan banyak dijalankan. Untuk yang pertama adalah reseller online dimana pelakuknya merupakan mereka yang bekerja untuk menjual kembali produk serta jasa dari distributor maupun langsung dari produsen.

Tentu seorang reseller telah memiliki persediaan stok serta persediaan barang, Anda memerlukan modal lebih dulu untuk metode bisnis ini. Sedangkan  dropshiper adalah teknik pemasaran online dimana pelakunya bertindak sebagai penerus order saja sehingga tidak perlu menyimpan stok barang seperti reseller.

Segala macam rincian orderan yang diterima seperti jenis produk dan pengiriman akan diberikan kepada produsen, distributor maupun supplier yang digandeng.

8. Gambling/ Judi Online


Apakah ini termasuk bisnis online? Sebenarnya bisa dikatakan demikian karena Anda bisa mendapatkan uang secara online. Ada banyak situs yang menawarkan permainan atau berbagai perjudian. Namun bisnis ini tentu tidak direkomendasikan karena sudah tentu melanggar hukum dan agama.

Masih banyak metode bisnis online yang ada, tinggal Anda ingin yang mana?
(sumber : KS)

Rabu, 10 Mei 2017

Akhirnya saya  menemukan rujukan yang pas belajar menulis berita bagi wartawan pemula. Meskipun sebenarnya banyak juga rujukan lain yang bisa dicari di mbah google

https://scontent-sin6-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-1/p56x56/Bagi yang selama ini mengalami kesulitan menulis berita, tidak cukup hanya memahani 5 W + 1 H dan piramida terbalik. Latihan menulis terus menurus adalah cara alamiah untuk meningkatkan kualitas tulisan.

Berikut adalah artikel rujukan yang saya maksud. Berasal dari blog wartawan senior asal Sumatera Utara, yaitu Jarar Siahaan. Selamat membaca

Menulis Berita Bagi Reporter Pemula :
Beberapa teman seprofesi saya, redaktur di koran lokal terbitan Medan dan juga suratkabar nasional di Jakarta, dalam kesempatan berkomunikasi via telepon sering mengeluhkan sulitnya mencari reporter yang mampu menulis berita dengan baik. “Waktu direkrut, dia mengerti dan tahu menjelaskan apa itu 5W1H dan piramida terbalik, tetapi setelah beritanya ditulis, pusing saya membacanya karena tidak jelas apa maksudnya,” kata seorang teman wartawan yang pernah bekerja sebagai pemimpin redaksi di sebuah koran harian. “Lalu kalau dia tidak mengirim berita, alasannya karena tidak ada berita yang menarik untuk diliput.”
Tidak tahu teknik menulis berita dengan baik, dan tidak mengerti bagaimana cara mencari berita yang layak-tulis. Masalah ini saya pikir terjadi di semua daerah di Indonesia, banyak koran mengalaminya. Apalagi jumlah media cetak semakin banyak sementara orang yang benar-benar terpanggil menjadi wartawan sangatlah sedikit.

Di bawah ini saya bagikan beberapa tips jurnalistik dari pengalaman saya selama 15 tahun lebih menulis berita di koran dan situs Internet. Sekarang untuk level reporter pemula, dan nanti di kesempatan lain saya akan menulis tips dan teknik jurnalistik untuk tingkat redaktur agar tidak “ditokoh-tokohi” reporter.

Tips jurnalistik dasar bagi wartawan pemula: bagaimana menulis berita yang baik untuk koran

#1: Menulis dengan jujur.
Fakta tidak boleh dipelintir. Opini dan penafsiran harus ditulis dalam alinea yang berbeda. Boleh tidak netral, tapi harus independen.
Berbohong dalam berita adalah dosa terberat wartawan. Jika jumlah aktivis LSM yang mendemo bupati hanya puluhan orang, jangan tulis ratusan atau ribuan orang. Berita bohong seperti ini sangat sering muncul di koran-koran daerah, terutama menyangkut liputan pilkada.

Jika harus menulis interpretasi atas sebuah fakta, tuliskanlah di paragraf terpisah, dan tunjukkan secara jelas kepada pembaca supaya mereka tahu mana yang fakta dan mana opini atau penafsiran si wartawan.

Reporter yang meliput berita di lapangan harus bersikap independen terhadap semua pihak yang terkait dengan topik tulisannya. Berikan kesempatan yang sama bagi semua narasumber untuk menjelaskan versi mereka, jangan memvonis kebenaran. Wartawan boleh tidak netral, misalnya kalau harus memihak pada rakyat yang jadi korban penindasan penguasa, namun harus selalu independen dengan memberikan kesempatan pada penguasa untuk berbicara.

#2: Tanda Baca koma dan pola piramida terbalik.
Berhati-hatilah menggunakan tanda baca koma. Bila salah penempatan, maka redaktur di kantor redaksi bisa salah memahami laporan anda. “Amir memukul, Budi ditangkap polisi” (yang memukul ialah si Amir, kok malah Budi yang ditangkap) adalah berbeda maknanya dengan “Amir memukul Budi, ditangkap polisi” (ini benar, yang ditangkap adalah Amir).

Menulis berita biasa haruslah dalam format piramida terbalik. Yang paling penting di bagian paling atas; alinea-alinea di bawahnya semakin kurang penting. Saya sering membaca berita koran daerah yang memuat nama-nama pejabat yang menghadiri sebuah acara seremonial pada alinea kedua atau ketiga, padahal inti beritanya justru di alinea kelima atau bahkan menjelang akhir.

#3: Catat dengan detail. Dengarkan dengan cermat. Rekam, jangan andalkan ingatan.
Saya sering melihat reporter koran yang baru beberapa tahun bekerja melakukan wawancara atau liputan berita di lapangan dengan tidak mencatat sama sekali! Manusia dengan otak super! Bahkan hanya duduk di warung kopi dengan jarak seratusan meter dari lokasi demo atau acara seremonial yang akan jadi topik beritanya. Tapi sepulang meliput, dia bisa dengan santai menulis berita di komputer warnet, tanpa takut sedikit pun bahwa kemungkinan ada data dan fakta yang salah-tulis.

Wartawan pemula sering malu untuk bertanya, “Pak Kadis, ejaan nama Bapak yang benar Jhonny atau Joni atau bagaimana?”
Kalau narasumber mengucapkan kalimat dengan makna ganda atau kurang jelas, tanyakan kembali dan tegaskan. Jangan sampai yang dia maksud adalah “Polisi belum akan memeriksa dia” tapi anda tulis dalam berita sebagai “Polisi tidak akan memeriksa dia”.

#4: Tulis dalam kalimat yang jelas, lengkap, dan jernih.
Redaktur koran harian akan membiarkan naskah berita reporter yang ditulis dengan kalimat yang membingungkan, karena dia dikejar tenggat menyelesaikan halamannya. Kalau anda menulis berita kriminal tentang mencuri, maka sebutkan sejelas-jelasnya SIAPA yang mencuri, SIAPA yang menjadi korban, dan APA yang dicuri. Jangan anda malah asyik menulis BAGAIMANA pencurian itu terjadi, atau ajakan kapolsek agar warga melakukan ronda malam.
Yang paling mendasar dalam sebuah berita biasa ialah APA dan SIAPA, baru kemudian DI MANA, KAPAN dan yang lainnya. Jangan tulis “Menurut Amir, bla-bla-bla…” tanpa anda jelaskan siapa itu si Amir; apakah dia demonstran, penonton aksi demo, atau pendukung pihak yang didemo.
Sering saya melihat pembaca koran menggerutu, “Apa maksudnya berita ini, tak jelas.” Berita mesti ditulis dengan kalimat yang jernih. Susunlah kalimat-kalimat tunggal, dan sebisa mungkin hindari memakai anak kalimat jika hal itu berpotensi membuat pembaca bingung.

#5: Fokus pada topik berita. Jangan melebar ke sana-sini.
Sejak meliput dan wawancara di lapangan, reporter koran sudah harus tahu apa topik atau sudut pandang laporannya. Bila memilih “nasib guru honorer berupah kecil”, maka temuilah pihak-pihak yang terkait dengan isu tersebut. Selain wawancara dengan guru, tanyai juga kepala sekolah, pejabat Dinas Pendidikan, anggota DPRD dari komisi yang membidangi pendidikan, pensiunan guru, dll. Jangan malah anda hanya mengutip komentar aktivis LSM karena dia punya saudara yang baru diputus-kontrak sebagai guru honorer.

Kalau misalnya anda kesal melihat seorang pejabat yang suka berindehoi di kafe-kafe malam, maka liputlah itu secara khusus dan jangan selipkan pada berita bertopik lain, “Ditanya mengenai dugaan korupsi stafnya, Kepala Dinas yang sering berdisko di Tenda Biru ini mengatakan….” Terlalu nampak ‘kali tak dikasih amplop. Malu kita sebagai wartawan.

#6: Tulis dengan proporsional, jangan berlebihan.
Ini kelemahan banyak reporter koran di daerah. Fakta yang diaperoleh dari narasumbernya, katakanlah kejaksaan, adalah bahwa Kabag Umum sedang diselidiki terkait kasus dugaan penggelembungan dana pembelian seprai dan gorden rumah dinas bupati. Tapi kemudian ditulisnya dalam berita “Tapanuli Utara sarang korupsi”. Jika anda ingin menulis berita Tapanuli Utara sebagai sarang korupsi, maka beberkanlah sekian banyak data kasus korupsi di daerah itu.
Ada wartawan koran menulis berita “Dengan arogannya Camat menjawab via telepon bahwa…” hanya karena si narasumber berbicara ketus-ketus.
Sebaliknya reporter lain yang baru mendapat amplop tebal dari pejabat mengirim naskah berita ke redaksinya “Bupati yang sangat dicintai rakyatnya ini mengatakan…,” padahal si bupati baru saja ditetapkan sebagai tersangka korupsi dan beberapa kali didemo warga.

#7: Periksa kalimat kutipan, pernyataan off the record, konfirmasi, dan “ucapan di kedai kopi”.
Jangan biarkan beritamu memiliki celah untuk digugat ke pengadilan. Jika harus menulis kalimat langsung, maka tulislah seperti apa adanya diucapkan oleh narasumber. Bila dia mengucapkan kalimat dalam bahasa daerah, misalnya bahasa Batak, telitilah saat menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia.
Saat melihat catatan atau mendengar rekaman wawancara, jika anda bingung atau lupa mana bagian informasi yang merupakan pernyataan off the record (tidak untuk ditulis) dan mana yang bukan, tunda dulu menuliskan bagian itu sebelum berhasil mempertanyakan kembali pada narasumber berita.
Si A menuding si B. Apakah anda sudah melakukan konfirmasi pada si B? Jika belum, jangan dulu menulis berita itu. Kalaupun harus, karena alasan-alasan tertentu, seperti deadline atau faktor kemenarikan topik berita, maka samarkanlah secara total identitas si B. Kalau si A menuding si B dalam tiga hal, maka konfirmasinya tidak boleh hanya menyangkut satu hal.

Wartawan koran duduk-duduk santai bersama pejabat dan politikus di kedai kopi, lalu ada seorang pejabat yang melontarkan pernyataan menarik, kemudian si reporter mengutip kalimat tadi dalam beritanya dengan menuliskan nama si pejabat. Jangan lakukan yang begini. Anda harus kembali menemui si pejabat untuk meminta izin apakah kalimatnya itu boleh anda kutipkan ke dalam berita.

#8: Yang terakhir, dan ini sangat mendasar: Patuhilah kode etik jurnalistik yang melarang wartawan melakukan plagiat atau menjiplak.
Jangan kira jika anda mengutip beberapa kalimat berita dari koran lain, atau menyadur bahan dari Internet, maka hal itu tidak akan ketahuan. Percayalah, cepat atau lambat akan ada pembaca yang komplain dan menyampaikannya kepada redaksi anda di kantor. Jika begitu, karir kewartawanan anda sudah sedang di ujung tanduk. Redaktur anda akan wanti-wanti untuk menerbitkan berita yang anda laporkan, dan koran lain pun akan berpikir keras untuk menerima lamaran dari wartawan tukang jiplak.

Saya punya pengalaman soal ini. Dulu di sebuah koran mingguan, di mana saya menjadi pemimpin redaksi, ada seorang redaktur saya yang menulis ulasan mengenai ulos Batak “sepanjang air sungai mengalir” alias sangat-sangat panjang. Tulisan itu terbit beberapa edisi, dan memakan ruang satu halaman penuh. Pada edisi kedua, ada seorang pembaca mengirim email kepada saya, dan ada dua orang lainnya yang menelepon langsung ke ponsel saya. Mereka komplain dan mengatakan bahwa artikel perihal ulos Batak itu adalah plagiat alias dijiplak dari situs blog di Internet, dan bukan karya si redaktur.

Memang pada tulisan itu, di bawah judulnya, tertulis “oleh…” (tanda titik-titik adalah nama si redaktur), tanpa keterangan sedikit pun bahwa karya tersebut dikutip dari sejumlah blog Internet. Bahkan dengan beraninya si redaktur menulis kredit-foto pada gambar-gambar ulos: “Foto oleh…” (juga tertulis namanya).
Setelah saya cek dan benar bahwa semua isi artikel dan foto itu adalah karya cipta milik beberapa blogger di Internet, pada koran edisi berikutnya saya menambahkan keterangan di bawah judul: “Dikutip dari berbagai sumber di Internet”. Seharusnya saya hendak menulis alamat-alamat blog yang dikutip, tapi ada alasan tertentu sehingga tidak jadi.

Beberapa hari kemudian dalam rapat redaksi, si redaktur malah protes pada saya. “Mengapa Pemred bikin begitu. Itu sama saja telah melecehkan saya. Berhari-hari saya mencari bahannya dan menggabungkannya menjadi satu tulisan,” katanya.
Bah, makjang! Sudah ketahuan menjiplak tapi masih berkelit pula. Yang dilecehkan itu sebenarnya siapa: dia atau blogger si penulis asli? Tidak lama kemudian, setelah muncul kesalahan-jurnalistik lain dalam tugasnya sebagai redaktur, akhirnya saya memecat dia dan mencari redaktur baru. 
(sumber : facebook komunitas)

Kamis, 27 April 2017

KELAS EDUKASI LIPI SESION 3

Tanggal : 2 Mei 2017
Pukul : 12.00 WIB s.d Selesai
Media Edukasi : Group Whatsapp
Syarat-syarat peserta :
1. Pria/Wanita
2. Membayar biaya pelatihan sebesar Rp.100.000 (seratus ribu rupiah)*
Jika anda tertarik bisa langsung pesan tempat di group WA ke : 081992477486
Note :
* Edukasi 1 sesi

KELAS EDUKASI LIPI SESION II

Ikuti edukasi online LIPI di,
Tanggal : 8 s.d 12 Mei 2017
Pukul : 19.30 WIB s.d 21.00 WIB
Media Edukasi : Group Whatsapp.
Syarat-syarat peserta :
1. Pria/Wanita
2. Senang dalam dunia pemasaran online
3. Membayar biaya admin Rp.75rb (tujuh puluh lima ribu rupiah)
Jika anda tertarik bisa langsung pesan tempat di group WA ke : 081992477486
Note : Program edukasi ini di GARANSI dan hanya untuk orang-orang serius

Ikuti edukasi online LIPI di,
Tanggal : 1 s.d 4 Mei 2017
Pukul : 19.30 WIB s.d 21.00 WIB
Media Edukasi : Group Whatsapp. (GARANSI 100%)
* Tersedia Hadiah bagi 10 pendaftar pertama
Syarat-syarat peserta :
1. Pria/Wanita
2. Aktif online
3. Biaya Pendaftaran Rp.150.000,-
Cara Mendaftar :
- Transfer dana pendaftaran ke rekening LIPI
BNI 1986031610 an LEMBAGA INDEPENDEN INDONESIA
- Kirim SMS Whatsapp ke : 081992477486
Format pendaftaran : Daftar.Edukasi $1000.Nama Anda
(sertai bukti transfer biaya pendaftaran juga ya???)
S&K Berlaku

Kamis, 30 Maret 2017

PEMATANG SIANTAR - Sebagai sebuah komunitas berbasis bisnis dan bertujuan sosial LEMBAGA INDEPENDEN INDONESIA / LIPI,terus memantapkan tekad agar banyak kalangan bisa menerima keberadaannya ditengah masyarakat.

Drs.Ulamatuah Saragih,MH
Disaat banyak masyarakat berpikir kalau LIPI adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat atau biasa disingkat LSM,disaat itu juga LIPI mengkampanyekan diri kalau mereka adalah sebuah gabungan dari beberapa komunitas yang bertujuan membentuk sebuah karakter sosial mandiri yang dengan karakter tersebut maka banyak orang akan mengenal LIPI sebagai sebuah wadah yang bermanfaat bagi semua kalangan.

Bisnis adalah jembatan bagi LIPI untuk bisa mandiri tanpa berharap dari banyak oknum,apakah iya hanya sebatas donasi maupun investasi.Sehingga dalam hal ini LIPI diharapkan bisa menjadi wadah dan solusi dari banyak kalangan wirausaha,baik usaha yang bersifat nyata maupun usaha yang bersifat maya atau online.

Semua manfaat yang diberikan kepada seluruh anggota LIPI,adalah bagian dari nilai sosial yang bersumber dari biaya keanggotaan dan dikelola oleh semua usaha mitra LIPI baik secara personal maupun secara persero.

Dikutip dari pernyataan salah seorang dosen yang juga Aktivis dibeberapa media dan lembaga sosial di Simalungun Drs.Ulamatuah Saragih,MH kalau berdirinya LIPI adalah sebuah solusi dan pendiri LIPI termasuk orang yang kreatif dalam membangun komunitas bisnis dan sosial seperti LIPI ini.

Semoga apa yang diharapkan LIPI kedepan kalau LIPI bisa menjadi tolak ukur pengembangan dan citra baik bagi para penggiat sosial atau yang biasa disebut aktivis ini.Dan para pengurus tetap diberikan kesehatan untuk mengelola amanah yang besar ini.

Jika anda tertarik menjadi anggota LIPI,bisa langsung klik link dibawah ini 
http://www.lipi.or.id/p/anggota.html